oleh

Kegiatan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha Dibuka Bupati Kuningan

-Bewara Umum-512 Dilihat

[BP] – Tatar Pakidulan

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH. dalam sambutannya membuka Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) di Gedung Graha Argosoya Wisesa Desa Cibulan Kec. Cidahu, Selasa (22/09).

Acara tersebut dihadiri oleh Kabid beserta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabid dan jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, kasi dan jajaran dari dinas koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Camat Cidahu berserta jajaran, kepala desa Cibulan beserta jajaran perangkat desa, dan peserta program PKW tahun 2020.

Program ini merupakan kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini yaitu Dirjen Pendidikan Vokasi dengan PKBM Al-Misbah. 

Al-misbah sebagai PKBM ada sejak tahun 2006. Berdiri untuk membantu masyarakat, utamanya dalam pendidikan non formal. 

Sampai saat ini tercatat sudah 1.200 peserta lulusan paket B dan paket C yang berasal dari PKBM Al misbah. PKBM Al misbah ini adalah PKBM yang pertama kali tahun 2015 ini mengikuti akreditasi dari BAN-PT.

READ  Warga Jakarta, Dapatkan Bansos PPKM Level 4 Dari Panglima TNI dan Kapolri

Acara pembukaan PKW di Desa Cibulan ini, didasari oleh SK Bupati Tahun 2018 tentang desa pinunjul.

Desa Cibulan merupakan salah satu desa pinunjul di bidang agro wisata, di mana pemerintah Desa Cibulan sudah melakukan penanaman kacang kedelai di lahan bekas galian pasir, dan dibuat studi pengembangan kedelai. Desa Cibulan merupakan pusat penembangan kedelai lokal Kabupaten Kuningan bahkan Jawa Barat.

Salah satu cara untuk mengembangkan produk olahan kedelai yaitu melalui pendidikan non formal. Saat ini, dana desa hampir 70% digunakan untuk penanganan covid. Oleh karena itu, berkat dukungan dan bimbingan dari dinas terkait, masyarakat mendapat bantuan program untuk mengembangkan kedelai lokal ini kepada masyarakat melalui program PKW.

READ  Polres Lebak Berikan Bantuan Untuk Warga Kurang Mampu Di Masa PPKM Darurat

Banyak produk olahan kedelai yang telah dihasilkan,  diantaranya yaitu tempe, tahu dan dodol kedelai. Dodol kedelai ini menjadi unggulan dan sudah mampu menembus pasar nasional. 

Produk-produk tersebut sudah beberapa kali mengikuti pameran produk atas undangan Kementerian Pertanian dan Bappenas dalam rangka mengikuti pengenalan produk lokal di masing-masing kabupaten dan kota madya, bahkan  Kabupaten Kuningan mewakili Jawa Barat. 

Dengan dibukanya program ini menjadi tantangan bagaimana kedelai lokal ini dapat diolah di masyarakat, dan menjadi produk lokal andalan.

Acep berharap terselenggaranya acaranya ini akan memberikan manfaat bagi peserta. Para peserta pelatihan kedepannya dapat menjadi tutor di lingkungan keluarga khususnya bagi kemajuan desa Cibulan. [wastukancana]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *