oleh

Seorang Pasein Meninggal Dunia Di Duga Covid 19 Di RSUD Pagelaran Cianjur Selatan

-Bewara Umum-526 Dilihat

(BP) Bewara Umum

Cianjur,  BewaraPakidulan – Seorang pasien di RSUD Pagelaran meninggal dunia, lantaran diduga terpapar covid-19. Awalnya pasien hanya mengalami sesak napas kemudian dirawat dan akhirnya meninggal dunia.

Camat Cibinong, Aceng Kholid S.I.P, menerangkan, pasien berinisial BS (42) dinyatakan terpapar covid-19 itu berawal karena mengalami sesak napas. Kemudian dibawa ke puskesmas, setelah ditangani tim medis alhasil rapid testnya reaktif, sehingga dirujuk ke RSUD Pagelaran dan dua hari kemudian meninggal dunia.

“Pada hari Senin (25/01), sekira pukul 17.30 WIB,
kemarin, bersama satgas gugus tugas covid-19 dan petugas dari tim medis RSUD Pagelaran, telah melaksanakan pemakaman pasien diduga terpapar covid-19 di lokasi pemakaman Angkola. Alhamdulillah pihak keluarga beserta para tokoh masyarakat pun sadar, sehingga proses pemakaman pun barjalan lancar,” terang Aceng saat dihubungi wartawan via telepon, Selasa (26/01).

READ  Galian PDAM Di Bahu Jalan Nasional Lintas Selatan Cianjur Bahayakan Pengendara

Memang beberapa bulan ke belakang, lanjut Aceng, di wilayah Kecamatan Cibinong ada dua orang meninggal dunia diduga terpapar covid 19, yakni di Desa Wargaluyu dan Hamerang. “Kami selaku pemerintahan setempat, tentunya akan terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, khususnya di wilayah Kecamatan Cibinong ini,” ucapnya.

READ  Penemuan Dua Jenazah Dalam Ruko, Gegerkan Warga Cianjur

Terpisah, Kapolsek Cibinong AKP Ahmad Riva’i, S.H, menambahkan, benar kita telah melakukan pengamanan pemakaman warga yang meninggal dunia diduga terpapar covid-19 berdasarkan hasil ravid test.

“Dalam prosesi pemakaman dilakukan sesuai prokes, seperti menggunakan APD lengkap oleh petugas yang sudah ditunjuk oleh ketua gugus covid-19 wilayah Kecamatan Cibinong,”tambahnya.

Repoter   :  AL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *