oleh

Tenaga Kesehatan Dua Puskesmas Di Karangtengah  Mendapatkan Vaksinasi

-Bewara Umum-515 Dilihat

(BP) Bewara Umum

Cianjur, BewaraPakidulan —
UPTD  Puskesmas Ciherang Dan UPTD Puskesmas Karangtengah telah menerima pendistribusian vaksin sinovac. Hal itu guna menindak lanjuti Peraturan Menteri Kesehatan No 84/2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Kepala UPTD Puskesmas Ciherang, Dr. I Made Setiawan, menyampaikan, ungkapan rasa syukurnya karena bisa melakukan periode pertama vaksinasi copid-19.

“Ya, saya bersyukur atas harapan kami (tenaga kesehatan) telag mendapatkan vaksin, sehingga bisa mempunyai kekebalan imunitas yang baik. Setelah itu pada tahap kedua, kita akan mendapatkan penguatan terhadap imunitas lagi,” kata I Made, Kamis (28/01).

I Made melanjutkan, ini akan menjadi contoh bagi masyarakat untuk mengikuti, pada dasarnya harapan kita secara keseluruhan 70 persen masyarakat binaan puskesmas untuk bisa memperkuat kekebalan tubuh. Karena mungkin pandemi ini akan berkepanjangan.

READ  Nakes UPTD Puskesmas Ciherang Di Vaksinasi Tahap Dua

“Kami sangat berharap masa pandemi ini akan segera berlalu dan kita bisa bekerja dengan normal juga sehat, serta semua perekonomian bergulir kembali dan tatanan masyarakat pun kembali normal,” harapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Karangtengah Dr Nenden Evi Wulandari, menyampaikan, dalam pelaksanaan vaksinasi sebanyak 53 petugas Puskesmas Karangtengah, mulai dari alur yang sudah disampaikan dengan memperlihatkan etiket yang sudah masuk ke masing-masing petugas, kemudian nanti ada pendaftaran yang mengharuskan juga memperlihatkan KTP kemudian masuk ke meja skrining.

“Ya, nanti akan diskrining bahwa diyakinkan penerima vaksin ini dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat untuk dilakukan vaksinasi, setelah terverifikasi dinyatakan sehat, tentunya” ucap Dr Nenden, Jum’at (29/01/2021).

Dr Nenden, melanjutkan untuk nakes bisa dilakukan vaksinasi di meja 3, setelah itu tidak bisa pulang dulu tapi di observasi selama 30 menit. Ketika sudah aman baru bisa diperbolehkan untuk istirahat.

READ  Garut Belum Bisa Mengeluarkan Kebijakan Belajar Tatap Muka

“Kami mengimbau agar masyarakat semangat, karena ini adalah waktu yang kita tunggu-tunggu di dalam memerangi pandemi. Salah satunya ikhtiar untuk memerangi pandemi memutus rantai penularan copid-19, kita akan memberikan vaksin. Mudah-mudahan dengan pemberian vaksin ini terbentuk kekebalan tubuh. Sehingga virus tidak bisa menyerang imun,” ujarnya.

Terkahir, Dr Nenden, menyampaikan, vaksin buatan Cina ini halal, tidak seperti isu-isu yang beredar di masyarakat. “Melihat dari yang sudah kita lakukan (vaksinasi) semua lancar, aman dan sehat serta berlabel halal,” tandasnya.

Hadir pada kegiatan tersebut sebagai pemantau dan monitoring nanpak terlihat Kapolsek Karangtengah, Danramil, Camat, MUI dan kepala desa Bojong.

Repoter   :  AL

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *