oleh

Tebing Hijau Tanjakan Mala Jalan Naringgul Kebali Longsor 

-Bewara Umum-467 Dilihat

 

(BP) Bewara Umum

Cianjur, BewaraPakidulan — Tebing hijau di tanjakan Mala pinggir jalan Nasional Naringgul, Kampung Cibodas RT 02/08, Desa Naringgul, Cianjur Selatan, Jawa Barat, kembali longsor pada hari Rabu (17/02) sekitar pukul 04.00 WIB. Peristiwa tersebut, diduga lantaran intensitas hujan di wilayah tersebut cukup tinggi.

Memang tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun material longsoran sepanjang 10 meter dengan ketebalan 2 meter berupa bebatuan dan lumpur menutupi badan jalan.

Menyikapi adanya peristiwa tersebut, lantaran sempat terjadi kemacetan beberapa jam, Tagana bersama warga, segera mengevakuasi longsoran dengan alat seadanya. Alahasil arus lalin pun kembali lancar.

Kepada wartawan, petugas Tagana Kec. Naringgul Nenden, mengatakan, intensitas hujan di Naringgul pada hari Rabu (17/02) cukup tinggi. Sehingga mengakibatkan terjadinya longsor di tanjakan Mala atau Tebing Hijau sekira pukul 04.00 WIB. Beruntung lokasi kejadian jauh dari pemukiman penduduk.

READ  Dandim, Kapolres Dan Ketua DPRD Cianjur Sosialisasikan Program Vaksinasi Covid 19.

“Proses evakuasi belum selesai semua, jadi belum diketahui adanya korban jiwa atau tidak. Karena hanya menggunakan alat seadanya saja,” kata Nenden.

Nenden menambahkan, saat ini kami sudah berkordinasi dengan pihak PUPR, katanya pihak PUPR sedang mengirim alat berat menuju lokasi.

“Ya, memang tadi sempat terjadi kemacetan beberapa jam, tapi kini sudah bisa dilewati kendaraan, walaupun hanya satu jalur saja,” tambahnya.

Terjadinya peristiwa longsor tersebut dibenarkan pihak Kementerian PUPR melalui Kawaslap PPK 2.5 Jabar, Hery Kusera, benar telah terjadi bencana longsor di tanjakan Mala atau lebih dikenal Tebing Hijau pada hari Rabu (17/02) sekitar pukul 04.00 WIB subuh tadi.

READ  Miris, Akibat Pergerakan Tanah Di Desa Batulawang Cipanas Warga Harus Mengungsi

“Atas informasi tersebut, satu alat berat sudah kami turunkan dan kini sedang dalam perjalanan menuju lokasi tejadinya longsor,” ucapnya saat dibubungi via whatsapp.

Peristiwa tersebut, lanjut Hery, diduga akibat intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir ini di wilayah kecamatan naringgul. Kami juga memohon maaf kepada para penguna jalan, karena perjalanannya terganggu akibat terjadinya peristiwa longsor.

“Berkat kerjasama Tagana dan warga setempat, situasi saat ini arus lalin sudah kembali lancar walau hanya satu jalur saja. Kami dari pihak Kementerian PUPR PPK 2.5 Jabar, menghimbau kepada para penguna jalan harap berhati-hati saat melewat jalan Naisonal Naringgul- Bandung karena rawan longsor,” pungkasnya.

Repoter   :  Lufti

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *