oleh

Bantu Orangtua Dan Adiknya, Rizky Rela Berjualan Keliling Kota Cianjur

-Uncategorized-210 Dilihat

CIANJUR, Bewarapakidulan (BP)

– Demi membantu orangtuanya Muhammad Rizky (15) warga Kampung Caringin RT 04/02, Desa Tanjungsari, Karangtengah, Cianjur rela melupakan waktu bermain bersama temannya.

Bocah kelas III di Mts Babakan Caringin itu, rela mengisi waktunya dengan berjualan martabak keliling kota Cianjur milik tetangganya (majikan). Setiap hari ia berangkat jualan mulai pukul 09.00 WIB, dengan menenteng bok pelastik berisikan puluhan potong martabak berjalan mengitari trotoar jalanan kota Cianjur menawarkan martabak.

Ya, cara berjualan ala Rizky itu memang bukanlah hal yang mudah. Coba bayangkan berapa kilo perjalanan yang harus tapakinya untuk menjajakan martabak setiap hari, belum lagi beban martabak yang ditentengnya selama berjualan. Kalau cepat laku terjual mungkin bebannya akan menjadi ringan, nah bagaimana kalau tidak.

READ  Konferensi Pers : Sat Res Narkoba Polres Cianjur Ringkus 10 Pengedar Sabu

Saat ditemui wartawan, Selasa (02/03/2021), Rizky mengaku sudah 3 tahun jualan martabak di Cianjur, dalam satu Minggu ia hanya libur satu hari saja, yaitu pada hari Minggu.

“Sudah 3 tahun jualan martabak keliling di Cianjur, berangkat pukul 09.00 WIB pulang pukul 20.00 WIB. Tapi kalau sore sudah habis langsung pulang,” aku Rizky dengan wajah polosnya.

Yang lebih menyentuh hati, Rizky menyampaikan, uang hasil jualan martabaknya itu diberikan kepada ibunya. Ayah Rizky bekerja di Jakarta selatan dan jarang pulang karena jaraknya yang jauh, Rizky juga punya adik perempuan bernama Riska (12).

“Kalau disebut tulang punggung keluarga juga nggak, karena bapak juga suka ngasih uang sama ibu, tapi kan hidup di Jakarta juga butuh biaya besar. Jadi saya berusaha membantu meringankan beban ibu dan bapak saja,” ungkap Rizky.

READ  E.F Didampingi Kuasa Hukumnya, Laporkan Mantan Suami Ke Polisi

Lebih jauhnya lagi, Rizky memgatakan, selain ingin membantu orangtuanya, Ia juga berkeinginan melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, maka tak ayal jika mulai dari sekarang ia tak pernah putus asa demi mewujudkan cita-citanya untuk mengenyam pendidikan yang lebih tinggi.

“Saya nggak minta banyak, hanya ingin bisa membahagiakan kedua orangtua dan adik saya saja. Mudah-mudah kalau nanti bisa sekolah yang tinggi bisa menjadi orang yang sukses,” pungkas dan harapnya. (Ace)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *