oleh

Paidi Porang Hadiri Acara Deklarasi Dan Pelantikan Pengurus Petapoci

-Bewara Umum-566 Dilihat

CIANJUR – Bewarapakidula

 

TanamanPorang saat ini memang sedang gencar jadi bahasan publik. Pasalnya di kabupaten Cianjur umbinya bisa menghasilkan satu kilo gram yang termasuk Porang jenis super.

Dikatakan Paidi, dengan menanam Porang bisa membantu pemerintah dalam peningkatan ekonomi berbasis pertanian.

“Betul, petani Porang Cianjur sudah paham cara menanamnya, hal tersebut terlihat dari hasil Porang dimana satu tanaman menghasilkan satu kilogram Porang,” kata Paidi saat menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Persatuan Petani Porang Cianjur (Petapoci) di Bale Praja Pendopo Cianjur, Selasa (16/3/2021).

Hal itu disambut baik PLT Bupati Cianjur, Herman Suherman dikatakannya, peningkatan ekonomi senada dengan bangkitnya Cianjur melalui PPKM tingkat RT/RW, hingga saat ini sudah 90 persen zona hijau, hampir di 10.250 RT.

READ  Sinergi Polri Bersama BEM dan OKP Gelar Vaksinasi Merdeka se-Indonesia

“Sekarang ini, Cianjur sudah zona hijau hampir 90 persen, karena vaksinasi pun terus berlanjut. Nah, ini merupakan momennya ekonomi Cianjur yang harus bangkit, apalagi ada program penanaman Porang, jadi harus selaras dengan program pemerintah,” kata Herman Suherman.

Sementara itu, Ketua Petapoci AKBP Dr Basuki SH MH, mengatakan pihajnya diminta membuat perkumpulan petani Porang di Cianjur.

“Ya, maksud dan tujuannya adalah supaya bisa melindungi petani dalam budidaya berkelanjutan, menyambungkan kebijakan, mitra pemerintah dalam keperluan semua petani porang agar tak ragu bertanam Porang,” katanya.

READ  Jalankan Program 100 Hari Kerja Bupati, Perumdam Tirta Mukti Pasang Sambungan Air Bersih Gratis

Ia juga mengatakan, berapapun banyaknya hasil bertani Porang pembeli sudah siap membelinya.

“Pada acara hari ini, saya mengundang direktur BRI, Mandiri, BNI. Ya, barangkali bisa sharing untuk modal berkelanjutan,” ucapnya.

Terakhir AKBP Dr Basuki SH MH, mengatakan, saat ini petani sudah menyiapkan 1.000 hektare tanah untuk pertanian, 200 hektare di antaranya untuk Porang dan yang sudah ditanami 20 hektare. (Ace)

“Untuk menghindari sikap mengemis kepada pemkab, tentunya kita harus bisa berkontribusi. Sebagai ketua, saya mengimbau kepada jajaran jangan mengemis kepada Pemda, tapi apa yang bisa diberikan oleh Petapoci,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *