oleh

Selamat Tinggal Rumah Lapuk Mang Abun

Cianjur, Bewara Pakidulan – Bertahun-tahun mang Abun (52) seorang guru ngaji yang tinggal di Kampung Jamaras 02/06, Desa Sarampad, Kec. Cugenang, tinggal di rumah panggung berdinding bilik dan berpenyangga kayu lapuk seorang diri.

Diusia ke 52 nya, mang Abun  masih lajang bahkan belum pernah menikah. Dalam keseharianya, mang Abun berprofesi sebagai pembuat boboko/sangku dan alat-alat dapur lainnya yang terbuat dari anyaman bambu. Selama ini, dirinya belum pernah mendapatkan bantuan modal usaha.

Mirisnya lagi, hasil dari kerajinan tangannya itu hanya di jual dengan harga tetangga. Artinya barang/perabotan rumah tangga yang dibuatnya itu di jual murah, karena melihat yang belinya adalah tetangga.

READ  Siswa Siswi Madrasah Aliyah Muslimin Cikondang Ikuti Penyuluhan Hukum

“Kalau tetangga yang beli harganya paling Rp. 8000,- sampai paling mahal juga belasan ribu. Itu juga kalau ada pesan, kalau nggak ada pesanan saya mengerjakan sedapatnya saja mengisi kekosongan waktu,” kata mang Abun.

Mang Abun sebenarnya menderita penyakit gula, namun karena sifatnya tidak mau merepotkan orang lain dan dia pun diam saja, artinya tidak bilang siapa-siapa lebih memilih mengobatinya sendiri.

Mang Abun kini merasa sedikit lega dan bisa tersenyum bahagia, pasalnya sejak didatangi Pemuda Hijrah Cianjur.ID (PHC.ID) dan Pemuda Pancasila PAC Cugenang beberapa waktu silam dan sempat ramai karena keadaanya yang memprihatinkan.

READ  Laksanakan Bakti Sosial 234 SC Regwil Cianjur Di Pondok Pesantren Intigol

Saat ini rumah mang Abun sedang di perbaiki/renovasi berkat adanya bantuan dari salah satu dinas.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis (03/06/2021), terlihat warga bersama para pemuda setempat dan Pemuda Pancasila Ranting Jamaras, sedang berjibaku melaksanakan renovasi rumah mang Abun.

Ketua Pemuda Pancasila Ranting Jamaras Bubun, mewakili mang Abun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak terkait yang telah membantunya.

“Mewakili mang Abun, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dirinya. Semoga Alloh membalas semua kebaikan yang telah diberikan kepada mang Abun,” kata Bubun. (Kontributor/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar