oleh

Miris, Satu Kampung Di Kecamatan Naringgul Cianjur Selatan, Puluhan Tahun Hidup Tanpa Penerangan Listrik

CIANJUR, Bewara Pakidulan | Miris, sebanyak 423 jiwa dari 132 kepala keluarga di Kampung Cihalimun Kecamatan Naringgul Cianjur selatan Jawa Barat, selama puluhan tahun mengalami kesulitan lampu dan tak mendapat aliran listrik.

Selain itu akses jalan menuju kampung tersebut kondisinya masih terjal bebatuan, bahkan sinyal Hp pun tak ada.

Diketahui, keseharian aktivitas warga di kampung tersebut hanyalah bertani dan berdagang.

Namun, di era yang serba modern ini, mereka tak dapat merasakan fasilitas pemerintah dan seolah terasingkan.

Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, Selasa (08/06/2021), upaya yang dilakukan warga di kampung Cihalimun demi mendapatkan cahaya listrik mereka membuat turbin kincir secara manual. Namun, karena dibuat sealakadarnya penerangan listriknya pun tidak maksimal.

READ  Dinyatakan Terpapar Covid-19, Pelayanan Puskesmas Cibinong Ditutup

“Ya, memang ada sebagian warga yang mengunakan listrik Linmar dari tenaga surya berkat bantuan dari Provinsi. Kalau boleh jujur sebagai warga di pelosok Kab. Cianjur, tentunya sangat berharap sekali adanya bantuan listrik dari PLN supaya kami warga dikampung ini bisa lebih berkembang baik dalam segi ekonomi dan lain lainya,” kata Tasman (40) salah seorang warga Cihalimun.

Karena tidak adanya aliran listrik, lanjut Tasman, di Kampung Cihalimun ini, sinyal Hp juga tidak ada. Sementara di masa pandemi ini, anak-anak harus belajar secara daring.

“Bayangkan pak (Red*), untuk belajar secara daring anak-anak harus naik ke atas gunung untuk mendapatkan sinyal, belum lagi jalannya yang masih jelek. Bagaimana anak-anak mau fokus belajar,” ungkap Tasman dengan wajah penuh harap.

READ  Keramaian Penjual Gorengan Di Pasar Sukanagara Cianjur Selatan

Sementara itu, menyikapi keadaan tersebut Manager PLN ULP Tanggeung Cianjur, Nanda Yoni Ardiana, merespon baik terkait adanya satu kampung di wilayah Kecamatan Naringgul yang belum ada penerangan Cahaya listrik dari PLN.

“Untuk jangka pendeknya, kami akan melakukan survey ke Kampung Cihalimun, Naringgul, Cianjur selatan,” ucapnya saat dihubungi wartawan.

Yoni melanjutkan, biasanya dari pemda juga ada program listrik desa (lisdes). Namun jika belum masuk usulan lisdes, nanti hasil survey akan mereka kirim ke PLN Bandung untuk dialokasikan anggarannya.

“Jika belum ada usulan lisdes, berdasarkan hasil surveynya akan kita kirim ke PLN Bandung, supaya ada alokasi anggarannya,” tandasnya. (AC)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar