oleh

Warga Desa Nagrak Keluhkan Air PAM, 3 Bulan Tak Mengalir

-Bewara Umum-534 Dilihat

Cianjur, Bewarapakidulan.info – Warga dari dua KeRtan di Kampung Warung Kiara Kuburan Rt 01 dan Rt 2 Rw 05 Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, keluhkan air PDAM Tirta Mukti. Pasalnya, selama kurang lebih tiga bulan terakhir,

hal tersebut dikatakan Igun (50) warga Kampung Warung Kiara Kuburan, Rt 01/05 Desa Nagrak, menurutnya tidak mengalirnya air dari PDAM sudah hampir mencapai tiga bulan mulai  dari pertengahan bulan Ramadhan hingga sekarang.

“Iya sudah hampir tiga bulan kami beserta warga lainnya tidak bisa mandi, buang air besar, mencuci baju maupun cuci piring karena air tidak mengalir siang maupun malam adapun air mengalir masih besaran ekor tikus dan putus-putus, bahkan untuk air minum pun kami harus membeli air dari galon, padahal setiap bulan saya membayar tagihan air” katanya.

READ  Hanya Dua Artis yang Berani Bayar Mahal Hotman Paris

Ia menambahkan, bahwa warga sekitar pernah berpikiran untuk berdemo menyampaikan keluhan tersebut namun warga masih bersabar untuk menunggu perbaikan dari pihak PDAM Tirta Mukti.

“Kami beserta warga lainnya pernah berpikiran untuk berdemo ke kantor PDAM Tirta Mukti, menanyakan hal tersebut, namun warga masih bersabar menunggu perbaikan dari pihak PDAM,” ungkapnya. Minggu (27/6/21).

Bahkan lebih miris lagi, jika hujan turun balita yang berusia 2 tahun terpaksa harus mandi dengan air hujan karena lama tidak mandi.

READ  Warga Kampung Sinagar Desa Bojong Bersihkan Sampah Dipinggir Jalan

“Jika hujan turun, cucu saya pun harus mandi dengan air hujan, karena sudah beberapa hari tidak mandi, untuk sehari-hari saya meminta air kepada Mak Ebe tetangga saya yang mempunyai sumur gali, memang jaraknya tidak jauh kira-kira 10 meter dari rumah saya, tapi kalau setiap hari saya pun malu meminta air terus,” katanya.

Ia pun pernah menyampaikan keluhan tersebut kepada petugas pencatat meteran air, namun perbaikan air tidak pernah ada.

“Saya pernah menyampaikan keluhan ini kepada petugas pencatat meteran air, Ia mengatakan akan ada perbaikan, namun sampai saat ini belum ada perbaikan,” pungkasnya. (Ed)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *